my biggest heart break :(
hari ini,gue gak tau entah apa yang terjadi pada gue sekarang.rasa rasanya semua hambar untuk dilakuin.apapun itu,entah makan,entah ngafal,atau bahkan sekedar ke dapur untuk minum.
Sebenernya gue tau kenapa gue bisa 'segininya'.
there are plenty of ways to die,but only love can kill and keep you alive to feel it - leo.
...
Iya karena cinta.
Lagi lagi gue jadi bagian dari 80% manusia di dunia yang-seperti-gila sendiri-kalau lagi patah hati.
Cerita cinta2an gue kali ini rumit banget, bisa dibilang benar benar rumit.
Berawal dari kita yang dipertemukan dengan sejuta ketidaksengajaan dan berujung dengan sejuta alasan untuk berpisah.
Lagi lagi pepatah tentang 'setiap pertemuan pasti ada perpisahan' ngebuat gue berfikir ulang.
Hidup emang kadang pahit guys, bahkan bisa sangat pahit. Kita gak ditakdirkan untuk mengitari dunia. Itu sebabnya banyak orang lalu lalang di hidup gue. Dan ngeselinnya,kenapa diantara sejuta orang yang lalu lalang secara bergantian memberi warna di hidup gue - harus ada satu makhluk ngeselin luar biasa yang gak bisa gue lewatin gitu aja.
Yup,lagi lagi cinta alasannya.
Cinta tuh rese banget, dia ada tanpa bisa kita jelasin kenapa dia musti ada,lalu tiba tiba dia maksa untuk pergi tanpa bisa dijelasin kenapa juga kita harus ngelepas dia.
Kadang selain pahit,hidup tuh suka gak adil.
Kenapa harus ada 'galau' yang kesannya cuma pantas dirasain untuk anak ababil juga ternyata bisa dirasain anak udah gede kaya gue.
Kalo boleh banget minta, setelah semua yang ada- dari mulai datang-memberi warna-lanjut menjadi nyaman-ketergantungan-lalu diakhiri dengan alasan apapun yang berujung kata perpisahan-sudah dilalui,kenapa gak tuhan takdirkan aja sekalian untuk mengambil cinta nya juga beriringan dengan kata perpisahan-yang sangat sangat menyakitkan itu.
Tapi disisi lain,ketika gue mencoba dan masih terus mencoba untuk mengerti keadaan gue yang sekarang,gue berfikir kalo terkadang cinta harus diakhiri karena alasan,dan keadaan.
Dan ternyata setelah gue pikir pikir kembali,gue emang gak bisa 100% nyalahin takdir- cinta-yang udah terlanjur bersarang ini.
Mungkin emang karena alasan dan keadaan gue sekarang yang mengharuskan gue untuk say goodbye ke doi. bukan karena mau.
Lagi lagi karena keterpaksaan dari alasan dan keadaan.
Dan untuk ke seribu kalinya,pepatah tentang 'kalau jodoh pasti bertemu' harus gue jadiin pegangan erat erat untuk patah hati terbesar gue kali ini.
Kebanyak orang menyepelekan pepatah diatas,dan gak sedikit juga yang bilang itu cuma bullshit.Tapi bagi gue, itu pepatah yang dahsyat banget.Kalo diartiin secara mendalam, pepatah itu nyuruh lo untuk gak buang buang waktu lo yang masih gak berenti berenti mikirin doi-kaya gue sekarang-dan coba untuk bangun lagi dan lakuin semua yang harus lo lakuin.
karena kalau lu bisa jadi yang terbaik,doi lo juga pasti bakalan balik lagi dengan keadaan yang terbaik pula.atau at least,lo bakal diketemuin sama orang yang terbaik juga. and i really really hope so.
Oke cukup sudah gue motivasiin diri gue sendiri hari ini.
Sebenernya gue tau kenapa gue bisa 'segininya'.
there are plenty of ways to die,but only love can kill and keep you alive to feel it - leo.
...
Iya karena cinta.
Lagi lagi gue jadi bagian dari 80% manusia di dunia yang-seperti-gila sendiri-kalau lagi patah hati.
Cerita cinta2an gue kali ini rumit banget, bisa dibilang benar benar rumit.
Berawal dari kita yang dipertemukan dengan sejuta ketidaksengajaan dan berujung dengan sejuta alasan untuk berpisah.
Lagi lagi pepatah tentang 'setiap pertemuan pasti ada perpisahan' ngebuat gue berfikir ulang.
Hidup emang kadang pahit guys, bahkan bisa sangat pahit. Kita gak ditakdirkan untuk mengitari dunia. Itu sebabnya banyak orang lalu lalang di hidup gue. Dan ngeselinnya,kenapa diantara sejuta orang yang lalu lalang secara bergantian memberi warna di hidup gue - harus ada satu makhluk ngeselin luar biasa yang gak bisa gue lewatin gitu aja.
Yup,lagi lagi cinta alasannya.
Cinta tuh rese banget, dia ada tanpa bisa kita jelasin kenapa dia musti ada,lalu tiba tiba dia maksa untuk pergi tanpa bisa dijelasin kenapa juga kita harus ngelepas dia.
Kadang selain pahit,hidup tuh suka gak adil.
Kenapa harus ada 'galau' yang kesannya cuma pantas dirasain untuk anak ababil juga ternyata bisa dirasain anak udah gede kaya gue.
Kalo boleh banget minta, setelah semua yang ada- dari mulai datang-memberi warna-lanjut menjadi nyaman-ketergantungan-lalu diakhiri dengan alasan apapun yang berujung kata perpisahan-sudah dilalui,kenapa gak tuhan takdirkan aja sekalian untuk mengambil cinta nya juga beriringan dengan kata perpisahan-yang sangat sangat menyakitkan itu.
Tapi disisi lain,ketika gue mencoba dan masih terus mencoba untuk mengerti keadaan gue yang sekarang,gue berfikir kalo terkadang cinta harus diakhiri karena alasan,dan keadaan.
Dan ternyata setelah gue pikir pikir kembali,gue emang gak bisa 100% nyalahin takdir- cinta-yang udah terlanjur bersarang ini.
Mungkin emang karena alasan dan keadaan gue sekarang yang mengharuskan gue untuk say goodbye ke doi. bukan karena mau.
Lagi lagi karena keterpaksaan dari alasan dan keadaan.
Dan untuk ke seribu kalinya,pepatah tentang 'kalau jodoh pasti bertemu' harus gue jadiin pegangan erat erat untuk patah hati terbesar gue kali ini.
Kebanyak orang menyepelekan pepatah diatas,dan gak sedikit juga yang bilang itu cuma bullshit.Tapi bagi gue, itu pepatah yang dahsyat banget.Kalo diartiin secara mendalam, pepatah itu nyuruh lo untuk gak buang buang waktu lo yang masih gak berenti berenti mikirin doi-kaya gue sekarang-dan coba untuk bangun lagi dan lakuin semua yang harus lo lakuin.
karena kalau lu bisa jadi yang terbaik,doi lo juga pasti bakalan balik lagi dengan keadaan yang terbaik pula.atau at least,lo bakal diketemuin sama orang yang terbaik juga. and i really really hope so.
Oke cukup sudah gue motivasiin diri gue sendiri hari ini.
Komentar
Posting Komentar