about memories that can not be released :)

and than,setelah ujian yang sangaaaaaat panjang berakhir gue punya banyak waktu santai.
yaa ga santai santai banget sih :).karna seminggu setelah ujian, kita anak kelas 6 akan mengadakan THE LAST ACTION atau penampilan terakhir (semacam panggung gembira) sebelum akhirnya kita lulus dan berpisah :(.  banyak banget yang harus kita persiapkan buat acara ini,salah satunya panggung dan kostum untuk penampilan. persiapannya bisa dibilang 'riweh' sih hehe.
karna kebetulan gue ketua angkatan,gue mesti ikut turun tangan buat ngebantuin ketua panitia TLA ngurusin persiapan2 panggung,termasuk ngegerakin anak anak yang berjumlah hampir 100 orang  buat latihan.
yaa bisa dibayangin lah yak susahnya kaya gimana,karena ga semua dari mereka itu semangat buat diajak latihan,ada beberapa yang susah banget buat diajak latihan sampe harus dipaksa pake emosi hihi.tapi tanpa kita sadari,disinilah kekompakan kita terbangun,contoh kecilnya kita jadi saling mengingatkan dan saling bekerjasama demi penampilan yang udah kita tunggu2 dari SMP.persembahan terakhir untuk guru guru dan adik adik kelas kita.sampai akhirnya,malam itu tiba.

minggu 30 april,2016.

penampilan bertema 'adat' dari berbagai daerah indonesia.



malam itu,menjadi malam yang sangat bersejarah bagi kami.tak ada yang lebih indah dari berdiri bersama dipanggung yang sama dengan teman teman yang sudah 6 tahun bersama,layaknya keluarga.
mencoba memberikan penampilan terbaik untuk kami,guru guru kami,adik adik kelas kami,serta pondok kami.
dan menjadi moment kebersamaan terakhir kami sebagai seorang santri.karna minggu depan,akan ada acara yang lebih hebat dari ini.acara yang benar benar meresmikan perpisahan kami,juga status kami sebagai seorang santri,widusa



minggu,15 mel,2016


acara wisuda angkatan  XI daarul mughni al maaliki





pada hari itu,rasa sedih,senang,haru,bangga,bercampur menjadi satu.
akhirnya kami sampai pada masa dimana rasa lelah,kesal,tidak sabar selama menempuh 6 tahun pendidikan dipondok,terbayar sudah.
terima kasih untuk guru guru yang sudah mensupport kami,menemani kami,mau menjadi tempat sandaran kami ketika kami lelah akan kehidupan pondok,dan menjadi orang tua kami yang selalu mengarahkan kami agar rasa lelah yang kami rasakan tidak berujung pada penyesalan meninggalkan pondok sebelum wisuda. sekali lagi kami ucapkan terimakasih :)






















Komentar

Posting Komentar

Postingan Populer